Discoblack-white.net – Keputusan Thiago Silva meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) demi bergabung dengan Chelsea disebut-sebut tak lepas dari peran Neymar.

Setelah delapan musim memperkuat Paris Saint-Germain, Thiago Silva memutuskan untuk hijrah pada musim panas 2020.

Thiago Silva memutuskan untuk mencari peruntungan di Liga Inggris dengan bergabung bersama Chelsea.

Kepergian Thiago Silva ke Chelsea tidak dipungut biaya sepeser pun lantaran Paris Saint-Germain (PSG) melepasnya secara gratis.

BACA JUGA: Neymar dan Mbappe Diakui Pemain Terhebat Setelah Era Messi dan Ronaldo

Penandatanganan bek asal Brasil yang dilakukan oleh Frank Lampard guna menambah pengalaman bagi barisan lini belakangnya yang keropos musim lalu.

Silva diklaim langsung tertarik dengan prospek bermain bersama The Blues.

Laporan dari sumber serupa menyebut jika rekan terdekatnya di PSG yang membuatnya tidak menampik peluang pindah ke Inggris.

Dan sosok yang membuat Silva mantap untuk memperkuat Chelsea adalah kompatriotnya di Brasil, Neymar.

Bek 35 tahun itu sempat berkonsultasi dengan Neymar selama persiapan PSG di Liga Champions yang dihelat di Lisbon bulan lalu.

Hal ini dikarenakan spekulasi yang mengaitkan kepindahan Silva menuju Stamford Bridge lantang berkumandang sejak satu bulan terakhir lalu.

Neymar pun disebut antusias mengatakan kepada Silva untuk pindah ke Inggris guna memperkuat Chelsea.

Pada waktu itu pula PSG masih gamang soal masa depan mantan bek AC Milan tersebut untuk meyakinkannya menetap di Parc des Princes.

Namun, semuanya terlambat ketika Silva telah membuat keputusan soal masa depannya.

Adapun The Telegraph turut menyebut jika Silva nantinya bakal menjadi asisten pelatih tidak resmi di lapangan, menurut satu sumber dari The Blues.

Artinya, Silva bakal bekerja sama dengan staf pelatih Frank Lampard.

Silva sendiri diikat kontrak Chelsea berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.

Mantan kapten PSG tersebut menjadi salah satu rekrutan anyar The Blues setelah Timo Werner, Hakim Ziyech, Kai Havertz, Ben Chilwell, dan Malang Sarr.