Discoblack-white.net – Christian Eriksen tentu Memiliki uang untuk mendapatkan tempat tinggal. Tapi nyatanya nasib ia harus melalui lockdown di Milan tanpa rumah.

Eriksen seperti diketahui baru pindah dari Tottenham Hotspur ke Inter Milan pada bursa transfer Januari lalu.

Kepindahannya lantas diikuti wabah Virus Corona yang melumpuhkan Italia.

Baru tampil delapan kali di seluruh ajang, separuhnya di Serie A, Eriksen sudah harus berhenti bermain sementara waktu karena kompetisi ditangguhkan.

Kabar baiknya, Italia kini sedang bersiap untuk kembali melanjutkan musim dengan klub-klub mulai menggelar lagi latihan.

Baca Juga: Barcelona PD Akan dapatkan tanda tangan Lautaro Martinez

Eriksen belum mendapat Rumah di Milan

Meski demikian, Eriksen sudah melalui situasi yang tak mudah selama pandemi COVID-19 ini. Sebab ia belum sempat mendapatkan rumah di Milan sejak gabung Inter, sehingga harus melalui masa lockdown di pusat latihan klub.

“Saya sempat berpikir untuk minta tolong Romelu Lukaku dan Ashley Young, tapi mereka kan sudah punya keluarga untuk diurus, dan tidur 14 hari di sofa rumah seseorang itu terlalu lama,” ungkap Eriksen.

“Alih-alih, saya berakhir tinggal di tempat latihan klub bersama seorang koki dan lima staf klub yang memilih mengarantina diri mereka demi melindungi keluarga,” imbuhnya.

Dengan kompetisi ditangguhkan, Eriksen punya begitu banyak waktu luang sementara pusat latihan begitu kosong karena pemain berlatih di rumah masing-masing. Ia sempat nekat keluar dengan mobilnya hingga akhirnya dihentikan polisi.

Susah payah gelandang 28 tahun itu menjelaskan dengan bahasa Italia yang terbatas.

“Polisi menghentikan saya dan dengan kemampuan bahasa Italia saya yang cenderung buruk, saya harus menjelaskan apa yang sedang saya lakukan, ke mana saya akan pergi, dan kenapa saya di luar rumah,” sambung Eriksen.

“Saya belum pernah mendapatkan begitu banyak waktu luang dan Anda bahkan tak bisa pergi belanja. Kami tak bisa komplain, karena situasinya jauh lebih buruk buat yang lainnya.

Tapi tetap saja, ini sangat berbeda dari kehidupan yang biasa kami jalani,” tandas pemain internasional Denmark tersebut.