Fellaini

Discoblack-white.net – Hingga Senin (23/3/2020) pukul 06.00 WIB, pesepak Bola positif Virus Corona menjadi 27 orang dengan dua di antaranya dinyatakan sembuh.

Tambahan daftar berasal dari mantan pemain Manchester United yang bermain di Liga China, Marouane Fellaini.

Marouane Fellaini melakukan tes pada Sabtu (21/3/2020) atau sehari setelah kedatangannya kembali ke China.

Eks gelandang Manchester United yang kini memperkuat Shandong Luneng itu baru pulang dari negara asalnya, Belgia.

Ia tiba menggunakan kereta di Provinsi Jinan, wilayah yang menjadi lokasi markas klubnya, pada Jumat (20/3/2020)

Baca Juga: Zlatan Ibrahimovic Gantung sepatu akhir Musim ini

Sesuai protokol pemerintah, pendatang asing yang baru kembali dari negaranya wajib melakukan karantina 14 hari.

Lalu pada Minggu (22/3/2020), Fellaini mengonfirmasi melalui twitter bahwa dirinya positif terjangkit virus Corona.

“Teman-teman, saya telah diuji untuk virus Corona dan hasil tes saya positif,” tulis Fellaini dalam sebuah cuitan.

“Terima kasih kepada para penggemar, staf medis dan klub untuk perawatan dan perhatian mereka. Saya akan mengikuti perawatan dan berharap untuk kembali bermain sesegera mungkin. Tolong semua tetap aman.”

Sebelum Fellaini, sebenarnya sudah ada pemain sepak bola di China yang positif virus corona, Namun, kasus tersebut tidak terjadi pada pemain klub peserta Liga Super China.

Adapun kasus corona yang lebih dulu menjangkiti pesepak bola terjadi pada pemain klub divisi satu Meizhou Hakka.

Dari Liga Spanyol, 4 pemain Espanyol yang dinyatakan positif virus Corona meninggalkan rumah sakit untuk menjalanai karantina mandiri selama 14 hari.

Sementara, Kabar Lorenzo Sanz mantan presiden Real Madrid Meninggal Dunia akibat Corona

Presiden Real Madrid pada 1995-2000, Lorenzo sanz meninggal Dunia akibat terinfeksi Virus Corona, Sabtu 21/3/2020 atau Minggu Dini hari WIB.

Lorenzo Sanz telah berada di rumah sakit selama berhari-hari akibat demam tinggi, serta hasil tes COVID-19 yang menyatakan positif.

Dalam usia 76 tahun, Sanz merupakan orang yang punya risiko tinggi bila terjangkit virus Corona.

Konfirmasi meninggalnya Lorenzo Sanz didapat dari sang anak, Lorenzo Sanz Duran di twitter.

“Ayah saya meninggal dunia,” tulisnya.

“Ia tidak pantas meinggal dunia dengan seperti ini. Salah satu orang terbaik, paling berani dan pekerja keras yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Keluarga dan Real Madrid adalah hasratnya.”

Sanz lahir di Madrid pada 1943 dan berkuasa bersama Real Madrid 1995 usai menjabat sebagai direktur di bawah pimpinan Ramon Mendoza.

Real Madrid akan menggelar penghormatan untuk Lorenzo Sanz, namun belum ada pernyataan resmi dari klub.

Di Spanyol sendiri, sudah ada kematian sebanyak lebih dari 1.500 orang akibat virus Corona dengan total kasus lebih dari 25.000 hingga Sabtu (21/3/2020).