Discoblack-white.netLiverpool beserta The Hillsborough Family Support Group menunda kegiatan untuk memperingati tragedi Hillsborough karena pandemi COVID-19.

Tragedi Hillsborough diperingati untuk mengenang 96 korban yang meninggal dunia pada laga Liverpool menghadapi Nottingham Forest di babak semifinal Piala FA, 15 April 1989.

Liverpool dan The Hillsborough Family Support Group (HFSG) atau Kelompok Pendukung Keluarga Hillsborough memutuskan menunda kegiatan untuk memperingati tragedi tersebut.

Kegiatan yang semula akan diadakan pada Rabu (15/4/2020) tersebut harus ditunda karena masih merebaknya pandemi virus corona atau COVID-19.

Baca Juga: Emili Rousaud siap hadapi Bartomeu Di Meja Hijau

Keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua HFSG, Margaret Aspinall, melalui laman resmi klub.

“Atas nama HFSG, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang atas pengertian mereka dalam hal ini,” tulis Aspinall.

“Kami berharap dapat memberikan informasi pembaruan jadwal kegiatan dalam waktu dekat untuk memperingati tragedi tersebut.”

“Saya juga akan meminta kalian bergabung dengan kami untuk memberikan doa-doa pada tanggal 15 April untuk mengingat 96 korban beserta keluarganya.”

“Kemudian juga mendoakan setiap orang yang kalian pikirkan dan kalian sayangi di masa yang sulit ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Liverpool pun mengunggah video untuk mengenang para korban yang meninggal pada Tragedi Hillsborough melalui laman resmi mereka.

Para pemain dan pihak jajaran klub juga akan mengheningkan cipta selama satu menit untuk memperingati Tragedi Hillsborough.

Bendera klub pun akan dikibarkan setengah tiang oleh Liverpool sepanjang hari Rabu.