Discoblack-white.net – Bayern Munchen dipastikan ke final setelah mengalahkan Lyon Pada semifinal Liga Champions, Dan akan Segera Melawan PSG.

Skuat besutan Hansi Flick tersebut menang dengan skor 3-0.

Die Bavarians tampil dengan sangat dominan di pertandingan tersebut. Menurut catatan, mereka mengantongi penguasaan bola sebesar 66 persen dan juga melepaskan 19 tembakan di sepanjang permainan.

Pada akhirnya, Munchen berhasil mengantongi tiga gol yang dua di antaranya dicetak Serge Gnabry pada menit ke-18 dan 33.

Sementara sang penyerang andalan, Robert Lewandowski, menutup kemenangan Munchen lewat golnya di menit ke-88.

Hasil ini memastikan satu tempat di babak final untuk Bayern Munchen. Mereka bakalan bertemu dengan raksasa Prancis, PSG, yang sukses mengalahkan RB Leipzig sehari sebelumnya dengan skor 3-0 juga.

BACA JUGA: Bayern Munich melaju ke Final Liga Champions usai bantai Lyon 3-0

Laga Final akan Dibanjiri Goal

Laga babak final diprediksi akan berjalan dengan sengit, sebab kedua tim sama-sama punya daya serang yang luar biasa. Jadi wajar kalau pertandingan tersebut bakalan dihiasi oleh banjir gol.

Keyakinan itu juga dipegang oleh pemain Bayern Munchen, Alphonso Davies. Dan bagi Davies sendiri, bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil di babak final membuatnya merasa senang bukan main..

Ungkap Davies

“Rasanya bagus. Semuanya senang dan bermain dengan baik. Kami senang bisa mencapai final. PSG adalah tim yang bagus, sekarang kami akan berpesta sedikit lalu fokus kepada laga berikutnya,” ujar Davies.

“[Final] akan mejadi laga yang bagus, akan ada banyak gol pada pertandingan itu.

Inilah yang anda impikan sebagai seorang pesepakbola, bermain dengan yang terbaik serta melawan yang terbaik di Eropa,” lanjutnya.

Bayer Munchen Haus Goal

Bayern Munchen pernah mengangkat trofi Liga Champions pada tahun 2013 lalu. Dan di skuatnya saat ini masih terdapat sejumlah pemain yang pernah ikut serta dalam perayaan terseut.

Thomas Muller, Manuel Neuer, dan David Alaba adalah sedikit di antaranya. Kendati demikian, ini tidak membuat rasa lapar Munchen untuk menjuarai Liga Champions jadi berkurang.

“Ini adalah impian yang menjadi nyata. Bermain di Liga Champions dan mencapai final sudah mencakup semua yang bisa anda minta,” tambahnya.

“Meskipun [pemain yang lebih tua di dalam skuat] telah memenangkan banyak sekali gelar sebelumnya, mereka masih merasa lapar untuk memenangkan yang satu ini,” pungkasnya.