Discoblack-white.net – Mikel Arteta mengungkapkan kondisi Arsenal yang begitu rapuh saat dirinya kali pertama datang sebagai pelatih, Arteta menjadi pelatih pada Desember 2019.

Dia menggantikan Unai Emery yang sebelumnya dipecat karena tak mampu mengangkat performa The Gunners pada musim 2019-2020.

Sampai saat ini, mantan kapten Arsenal tersebut sudah melakoni 16 pertandingan bersama Meriam London.

Dari 16 pertandingan tersebut, Arteta berhasil meraih 8 kememenang, 6 hasil imbang, dan 2 kekalahan.

Baca Juga: Willian Telah Resmi Milik Tottenham Hotspurs

Pelatih asal Spanyol itu pun menceritakan pengalamannya saat kali pertama menukangi Arsenal.

Arteta mengaku bahwa kondisi Arsenal saat dirinya datang sebagai pelatih sangat rapuh.

Banyak yang tidak terhubung dalam skuad Arsenal satu sama lain.

Mantan asisten Pep Guardiola itu juga menyampaikan bahwa dirinya tidak merasakan energi positif di skuad Arsenal saat itu.

“Jelas datang ke klub (Arsenal) saat itu tidak mudah, tetapi kata kunci yang paling penting saat itu adalah energi,” ujar Arteta.

“Saya merasa energi yang ada di tempat latihan, stadion, tidak seperti seharusnya untuk sebuah klub besar dan yang pernah saya bela.”

“Saya beruntung pernah bermain di sini sehingga hal pertama yang harus dirasakan adalah itu (energi).”

“Banyak yang tidak terhubung satu sama lain di banyak area dan saya ingin menghubungkan semuanya.”

“Pertama, untuk memahami betapa beruntungnya kami di sini dan kemudian memahami tujuan yang jelas ke mana kami akan pergi,” lanjut Arteta.

Arsenal kini duduk di peringkat kesembilan klasemen sementara Liga Inggris.

The Gunners tertinggal 8 poin dari Chelsea yang berada di peringkat keempat sekaligus slot terakhir untuk lolos ke Liga Champions.