Discoblack-white.net – Vietnam berpeluang paling besar menjadi negara Asia Tenggara pertama yang akan melanjutkan kompetisi sepak bola di tengah pendemi Virus Corona.

Rabu (22/4/2020), Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, mengumumkan pemerintah akan mengakhiri karantina wilayah.

Kelonggaran tersebut membuat otoritas liga sepak bola Vietnam akan melanjutkan kompetisi V-Legaue One lagi pada 15 Mei 2020.

Salah satu kontestan V-League One, Ho Chi Minh (HCM) City bahkan telah memulai latihan bersama.

Baca Juga: Marko Simic Sumbang Rp126 Juta Bantu Pengananan Pandemi Corona

Liga Vietnam Kembali bergulir

Rencana Vietnam untuk memulai kembali V-League One tak lepas dari keberhasilan pemerintah menangani pandemi wabah corona.

Terhitung hingga hingga kini hanya tercatat 268 kasus sejak awal maret dan tanpa ada satupun korban meninggal.

Selama sepekan terakhir, Vietnam juga tidak mempunyai kasus terbaru.

Lantas bagaimana langkah negara yang notabene dekat dari Cina itu mampu menghadapi virus corona?

Pertama, kesigapan pemerintah yang langsung menetapkan darurat kesehatan pada 1 Februari 2020.

Dua minggu kemudian, karantina 21 hari diberlakukan di provinsi Vinh Phuc, utara Hanoi.

Pemerintah Vietnam juga menghentikan segala aktivitas penerbangan dari Hanoi ke Cina.

Penutupan perbatasan sepanjang 870 mil (1.400 kilometer) ke China dan menghentikan semua kecuali perdagangan penting dan perjalanan.

Selain peningkatan kualitas kesehatan dalam hal alat maupun tenaga medis, pemerintah Vietnam juga gencar menindak penyebar berita hoax.

Hal ini demi memberi rasa aman sekaligus agar ketepatan data dapat dipercaya.

Bahkan tak sedikit orang yang telah didenda karena kasus penyebaran berita palsu.

Langkah lainnya yaitu melarang perdagangan satwa liar, memperpanjang libur sekolah serta pembebasan pajak untuk pasokan medis berupa masker, pembersih tangan, dan APD.

Di Vietnam saat ini ada 270 orang positif corona, diantaranya 225 dinyatakan sembuh, tanpa adanya kematian satu pun.

Ini cukup berbeda dengan Indonesia.

Kasus virus corona di Tanah Air semakin hari semakin bertambah bahkan sudah mencapai 8882 orang positif corona per 26 April 2020.

Sebanyak 743 orang meninggal dunia dan 1107 dinyatakan sembuh.

Pemerintah Indonesia juga sudah mengumumkan darurat siaga corona sampai 29 Mei 2020.

Itulah yang membuat PSSI menghentikan kompetisi Liga 1 dan Liga 2.

Federasi sepak bola Indonesia itu akan melanjutkan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 pada 1 Juli 2020.

Meski begitu, kompetisi bisa saja tidak dilanjutkan kembali apabila pemerintah Indonesia memperpanjang status darurat siaga corona.