Discoblack-white.net – Pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, menyebutkan satu pemain yang selalu pantas menjadi pemain inti dalam skuad The Red Devils.

Sir Alex Ferguson melatih Manchester United dalam periode 6 November 1986 hingga 30 Juni 2013.

Sir Alex sukses membawa Man United 13 kali menjuarai Liga Inggris.

Tak heran, peracik strategi asal Skotlandia ini 11 kali dinobatkan sebagai Pelatih Terbaik Premier League.

Sir Alex Ferguson juga mengantarkan The Red Devils dua kali menjadi kampiun Liga Champions.

Manchester United era Sir Alex benar-benar disegani di kompetisi domestik maupun kancah Eropa.

Baca Juga: Penyebab Neville tak cocok satu kamar dengan David Beckham

Sir Alex Ferguson pun mendapat pertanyaan terkait susunan pemain inti terbaik dari Man United asuhannya.

Sir Alex kesulitan dalam menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut.

Pasalnya, Sir Alex memiliki pasukan yang diisi oleh pemain-pemain berkualitas.

Namun, Sir Alex Ferguson menilai ada satu pemain yang selalu layak menjadi pemain inti Man United.

Ungkap Sir Alex

“Anda bisa melihat para striker yang saya miliki, Brian McClar, Mark Hughes, Andy Cole, Eric Cantona, Ruud van Nistelrooy, Louis Saja, Ole Gunnar Solskjaer, Dwight Yorke, Teddy Sheringham,” kata Sir Alex Ferguson.

“Kemudian untuk para pemain saat ini ada Wayne Rooney, Robin van Persie, Chicharito. Bagaimana Anda bisa memilihnya?”

“Lini tengah mungkin sedikit lebih mudah karena Anda memiliki Roy Keane, Bryan Robson, dan Paul Scholes.”

“Mereka adalah pemain fantastis dan David Beckham, Cristiano Ronaldo, dan Ryan Giggs.”

“Namun, jujur, saya akan mengatakan Denis Irwin menjadi satu-satunya yang pasti masuk dalam tim.”

“Dia sangat cepat dan gesit, tangkas dalam berpikir. Tidak pernah mengecewakan Anda.”

“Tidak pernah ada publisitas buruk dengannya,” ucap Sir Alex lagi.

Denis Irwin adalah bek kiri legendaris Manchester United.

Irwin memperkuat Man United dalam kurun waktu 1 Juli 1990 sampai 23 Juli 2002.

Kolaborasi Sir Alex dan Irwin menghasilkan tujuh trofi Premier League dan treble pada musim 1998-1999.