virgil van dijk

Liga Inggris – Legenda sepak bola Belanda Ruud Gullit mengklaim sebagus apa pun Virgil Van Dijk, ia tak akan pernah bisa memenangi penghargaan Ballon d’Or.

Van Dijk tampil apik pada tahun 2019 kemarin. Ia membantu Liverpool tampil perkasa di Premier League dan nyaris membantu mereka juara.

Ia pun diberi penghargaan pemain terbaik Premier League. Selain itu ia juga membantu Liverpool jadi juara Liga Champions.

Prestasinya tak berhenti sampai di situ. Van Dijk juga membantu Timnas Belanda melaju ke final UEFA Nations League.

Van Dijk pun diprediksi bakal memenangi penghargaan Ballon d’Or 2019. Namun pada akhirnya ia dikalahkan oleh Lionel Messi dan hanya berada di posisi runner-up.

Situs Judi Online Terpercaya
Taruhan Sbobet Terlengkap dan Terupdate
Dapatkan Bonus Cashback Besar

Pesan dari Ballon d’Or

Ruud Gullit melihat ada satu pesan yang jelas dari hasil akhir Ballon d’Or 2019 tersebut. Ia menyebut Virgil van Dijk maupun para defender lainnya tak akan pernah bisa memenangi penghargaan tersebut, tak peduli sebagus apa pun kualitas mereka.

“Pesan dari Ballon d’Or adalah, ia tidak akan pernah menang lagi,” kata Gullit kepada JOE.

Gullit kemudian ditanya apakah Van Dijk harusnya memenangi penghargaan tersebut. “Ya, saya rasa ia harusnya menang,” jawabnya.

“Tapi, Anda tahu, Anda tidak bisa mengatakan Messi juga tidak pantas mendapatkannya. Tetapi jika ada kemungkinan untuk membela bek, itu tahun ini,” tegasnya.

Tidak Terkejut

Ruud Gullit juga mengaku ia tidak terkejut Virgil Van Dijk gagal memenangi Ballon d’Or 2019 itu. Sebab sejak lama, para bek memang tidak mendapatkan perhatian yang sepantasnya.

Bek terakhir yang bisa memenangi penghargaan tersebut adalah Fabio Cannavaro. Ia meraihnya setelah membantu Italia jadi juara Piala Dunia 2006 silam.

“(Arrigo) Sacchi sudah mengatakan bahwa Van Dijk tidak bisa memenangkannya karena, jika tidak, (Franco) Baresi seharusnya sudah memenangkannya,” seru Gullit.

“Jika Baresi tidak memenangkannya, mengapa ia harus memenangkannya? Itu yang ia katakan. Ia tidak mengatakan ia tidak pantas mendapatkannya, tetapi ia mengatakan mereka tidak akan pernah memberikannya kepada seorang bek. Itu yang ia katakan, dan itu sangat disayangkan,” keluhnya.

“Itulah sebabnya saya katakan, hampir seperti mereka mengatakan ‘Lihat, Anda tidak akan pernah menjadi pesaing lagi untuk Ballon d’Or’,” ujar Gullit sinis.