virus corona

Topik BeritaVirus Corona – Setelah berita kematian tragis dokter tertular virus corona yang menjadi sorotan dunia.

Kini muncul berita terbaru terkait pasien pertama yang sembuh dari wabah tersebut.

Hal ini rasanya terdengar tidak mungkin mengingat virus corona yang dikenal mematikan.

Apalagi dokter yang menangani pasien terinfeksi corona pun juga akhirnya meninggal dunia.

Sebelumnya diberitakan bahwa dokter itu meninggal dunia setelah merawat pasien korban virus Corona selama sembilan hari.

Kematian dokter tersebut membuat pemerintah langsung ambil tindakan.

Ia merupakan dokter di Rumah Sakit di Provinsi Hubei Xinhua China.

Kematiannya menjadi kasus pertama, yakni tenaga medis yang tertular virus corona dari pasien.

Liang Wudong meninggal dunia pada Sabtu (25/1/2020) waktu setempat.

Update terbaru menginformasikan bahwa ada seorang pria yang sembuh dari virus corona.

Lalu siapakah pria tersebut?

Dikutip dari QQMulia, seorang pasien laki-laki berusia 23 tahun sembuh dari virus corona, setelah alami kritis.

Pria yang berasal dari keluarga Huang tersebut awalnya pergi ke rumah sakit karena sakit kepala, pusing, dan kondisi badan yang lemah.

Saat diperiksa pihak rumah sakit, tubuh pasien itu ditemukan infeksi virus corona dengan gejala yang menyerupai flu.

Situs Judi Online Terpercaya

Huang Berkomentar

“Saya pulih tercepat karena saya masih muda. Saya baru berusia 23,” kata pria yang tidak diketahui namanya itu (panggil Huang) dalam sebuah wawancara, dilansir QQMulia.

Menurut Huang, kesembuhannya tersebut dapat berlangsung cepat karena usianya yang masih muda dan mendapat perawatan cermat baik dari saudara perempuannya dan juga dokter.

Diketahui, ia seorang pekerja di Stasiun Kereta Hankou dan tinggal di kota Wuhan di mana tempat virus corona mematikan itu berasal.

Tempat ia kerja tersebut berada di pusat transportasi yang terletak satu kilometer (0,6 mil) bagian barat dari Pasar Grosir Makanan Laut Huanan.

Padahal dikabarkan Pasar Grosir Huanan tersebut merupakan tempat yang dianggap sumber dari berkembang biaknya virus corona yang mengancam jiwa.

Huang menjelaskan, pertama kali merasakan gejala sakit sejak 24 Desember 2019, hingga akhirnya kondisinya memburuk pada hari berikutnya.

korban corona

Ia pun menceritakan awal dirinya divonis dokter terkena infeksi virus corona.

Huang Bercerita

“Saya menderita demam berulang kali sejak 28 Desember dan 2 Januari dan dirawat di karantina,” kata Huang.

Ia sempat berpikir bahwa penyakit yang dideritanya saat itu hanyalah flu biasa.

Maka pada saat itu ia sempat mengambil cuti sakit dari tempat kerja untuk melakukan periksa menuju rumah sakit terdekat.

Huang mengaku dokter memberinya suntikan Penicilin G dan beberapa resep obat untuk diminum.

Tetapi setelah mengonsumsi obat dari dokter selama tiga hari, kondisinya pun tetap tidak kunjung membaik.

Di sisi lain, ia sempat kembali masuk kerja karena khawatir libur cutinya terlalu panjang.

Hingga akhirnya ia kembali demam saat berada di bus menuju stasiun kereta.

Akhirnya Huang kembali kontrol ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ternyata hasil lab dan tes menunjukkan pembacaan abnormal terhadap fungsi hatinya.

Atas kondisinya yang tidak baik tersebut ia mengaku mengalami kritis.

Pada 1 Januari 2020, Huang diduga menderita pneumonia di Rumah Sakit Union, kota Wuhan, China.

Lalu, ia dirujuk ke Rumah Sakit Jinyintan, dimana tempat sebagian besar pasien terinfeksi dirawat dan dikarantina.

Para petugas medis tidak memaparkan satu inci pun kulit dan terbungkus rapat,” tambahnya ketika menggambarkan situasi di dalam bangsalnya.

Lebih lanjut, petugas rumah sakit atau perawat medis berperilaku ramah, berdedikasi, dan pekerja keras.

Saat ia sakit, ia mengaku susah menggerakkan tubuhnya dan harus menghirup oksigen terus-menerus.

10 Hal yang Perlu Diketahui tentang Virus Corona

hindari virus corona

Berdasarkan data dari Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok berikut 10 hal tentang virus corona:

  1. Hingga Senin, (27/1/2020) pukul 16.00 WIB tercatat sebanyak 2.801 orang terjangkit atau terkena infeksi virus.
  2. Setidaknya 80 orang di 18 provinsi China, daerah otonom, daerah administrasi khusus dan kota telah meninggal akibat virus Corona.
  3. Sebagian besar pasien terkait dengan Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei dengan populasi sekitar 11 juta.
  4. Negara lainnya yang terkena gejala yakni Asia 24 orang, Hongkong 8 orang, Macau 5 orang, Taiwan 4 orang, Eropa, 3 orang, Amerika Utara 3 orang, dan Australia 4 orang.
  5. Virus dapat ditularkan di antara manusia.
  6. Memiliki kemampuan tertentu untuk menyebar dalam lingkungan.
  7. Virus ini terutama telah melewati sistem pernapasan manusia.
  8. Virus dapat berevolusi.
  9. Sumber virus telah diidentifikasi sebagai daging satwa liar yang dijual secara ilegal.
  10. Lebih sulit bagi anak-anak untuk tertular virus, alasannya masih belum diketahui.